Hari Trikora diperingati setiap tanggal 19 Desember setiap tahunnya. Saat itu, Presiden Soekarno mengumumkan pelaksanaan Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) bertempat di Alun-alun Utara Kota Yogyakarta pada 19 Desember 1961. Operasi Trikora adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Irian Barat (Papua).
Soekarno memilih tanggal 19 Desember 1961 sebagai titik awal kampanye. Tempatnya di Alun-alun Utara, Yogyakarta. Alasan mengambil tanggal tersebut yakni, sebelumnya Yogyakarta diinjak-injak tentara Belanda di bawah komando Jenderal Simon Hendrik Spoon. Berada dekat alun-alun, dalam Istana Gedung Agung, yang terletak di ujung selatan Jalan Malioboro Soekarno dan pejabat lainnya ditahan.
Indonesia mengenang peristiwa ini sebagai Agresi Militer Belanda II. Masa itu sudah berlalu, dan berlanjut dengan perang terhadap Belanda dalam merebut Irian Barat. Ada tiga point tujuan dari Trikora, antara lain:
1. Gagalkan pembentukan “Negara Boneka Papua” buatan Belanda kolonial
2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Papua
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa
Saat ini, Irian Barat telah menjadi dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat. Seiring perjalanannya, terdapat dua DPW LDII di wilayah tersebut. LDII Papua dan Papua Barat telah memberikan kontribusinya kepada masyarakat, dan stakeholder terkait dalam berkolaborasi membangun insan yang professional religius.
Selamat Hari Trikora!
#LDII #LDIIuntukBangsa #LembagaDakwahIslamIndonesia #ldii_news
#Trikora #HariTrikora #IrianBarat #Papua #TriKomandoRakyat
Minggu, 19 Desember 2021
LDII Kediri: Selamat Hari Trikora
Tugas Bela Negara adalah Kewajiban Setiap Warga Negara
Pada masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Kota Bukitinggi berperan sebagai kota perjuangan dan ditunjuk sebagai Ibu Kota Negara Indonesia setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda atau dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dibentuk pada 19 Desember 1948 di Bukittinggi, Sumatera Barat oleh Syafruddin Prawiranegara.
Peristiwa ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Bela Negara, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 18 Desember 2006.
Melansir dari kemhan.go.id, Presiden Joko Widodo membagikan amanat kepada masyarakat Indonesia terkait Hari Bela Negara. Dalam amanatnya itu Jokowi menyampaikan bahwa bela negara bukan tugas TNI dan Polri saja, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap warga negara.
Untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, LDII telah berkerjasama dengan Kodam Siliwangi, Hasanuddin, Brawijaya, Diponegoro dan Kopassus menggelar program bela negara untuk generasi muda LDII. Selain itu, untuk mengembangkan jiwa Pancasila dan wawasan kebangsaan di kalangan warganya, LDII menggelar berbagai diskusi, seminar dan webinar kebangsaan dengan TNI, BPIP, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama serta kalangan akademisi.
Tidak hanya itu, pondok pesantren dan sekolah yang bernaung di bawah LDII selalu melaksanakan upacara bendera saat hari besar nasional.
Selamat Hari Bela Negara
Semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh
Sabtu, 18 Desember 2021
ASAD Babel Gelar Musprov IV di Gedung Graha Timah
LDIIKediri.com, (18/21). Perguruan Silat Nasional ASAD (Persinas ASAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) IV dengan mengangkat tema "Berjiwa Besar Jadi Pendekar, Berbudi Luhur Nasehat Leluhur” di Gedung Graha Timah Pangkalpinang, Sabtu (18/12).
Turur hadir dalam pembukaan diantaranya Pengurus Besar (PB)
Persinas ASAD, Kasiter Korem 045 Garuda Jaya Letkol Mujahidin, Direktur
Operasional PT Timah Tbk Agung Pratama, Kabid Binpres KONI Babel Tri Haryono,
Wakil Ketua 1 IPSI Babel Ahmad Subekti, Pengurus Provinsi Persinas ASAD Babel,
Pengkab/Pengkot Persinas ASAD se-Bangka Belitung, Ketua LDII Babel Ari
Sriyanto.
Serta hadir juga pengurus tingkat Provinsi dari perguruan
pencak silat Tapak Suci, PSHT, SMI, Merpati Putih, Lebah Sakti, dan Bunga Islam
Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Provinsi Persinas ASAD Babel, Saiful Barri menyampaikan, melalui Musprov ini diharapkan prestasi persilatan di Babel semakin berkibar, dan ikatan persaudaraan antar perguruan silat semakin erat.
"Silakan ber-Musprov yang baik, pilihlah ketua yang
bisa membawa perubahan yang jauh lebih baik lagi bagi organisasi Persinas ASAD
Babel ke depannya," ujarnya.
Dalam pelaksanaan Musprov, Ketua Umum PB Persinas ASAD dalam
hal ini diwakili oleh H. Deni Rahmad Banani selaku Ketua Harian PB Persinas
ASAD mengingatkan, agar pelaksanaan Musprov dapat dilaksanakan dengan
sebaik-baiknya dan mengutamakan musyawarah untuk mufakat, menciptakan
kerukunan, kekompakan dan kerja sama yang baik.
Musprov digelar sebagai pertanggungjawaban kepengurusan
selama 5 tahun sebelumnya, dan memilih Ketua Pengprov untuk 5 tahun ke depan.
"Siapapun terpilih pesan pak Ketum semoga bisa
mengemban amanah dengan baik," imbuhnya menyampaikan pesan dari Ketua Umum
PB Persinas ASAD Brigjen TNI (Pur) Agus Susarso yang berhalangan hadir.
Ia menambahkan, bagi Pengurus Provinsi Persinas ASAD Babel
terpilih nantinya dapat terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan IPSI
agar dapat mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama provinsi di
kancah nasional hingga internasional.
"Minta bimbingan dari induk organisasi kita (IPSI,
red), dan rekatkan persaudaraan dengan perguruan silat lainnya, karena Persinas
ASAD masih terbilang muda. Kita harap bisa memunculkan atlet yang bisa mewakili
provinsi di kancah nasional maupun kancah internasional," imbuhnya.
Deni juga mengapresiasi terhadap rencana Korem 045 Garuda Jaya yang siap untuk memfasilitasi pelaksanaan even untuk mencari bibit atlet berprestasi.
"Ini adalah dukungan terhadap bela diri Indonesia.
Karena mencari bibit dibutuhkan even, semoga bibit atlet berprestasi bisa
ditelurkan dari even yang diselenggarakan sehingga bisa mengharumkan nama
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ucapnya.
Wakil Ketua IPSI Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Subekti
dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan harapan besar
terhadap Persinas ASAD di Bangka Belitung.
"Harapan kita seperti ketua tadi, siapapun yang
terpilih nanti, yang menang harus amanah, yang kalah harus legowo.
Mudah-mudahan makin hari prestasi Persinas ASAD semakin baik, selamat
ber-Musprov," ujar mantan Ketua IPSI Kota Pangkalpinang ini.
Usai kegiatan, Kabid Binpres Koni Babel Tri Haryono saat
diwawancarai awak media menyampaikan apresiasinya terhadap Persinas ASAD Babel
karena telah menjalankan roda organisasi dengan baik, salah satunya dengan
melaksanakan Musprov.
"Dari segi organisasi berarti ada roda berjalan untuk
kepengurusan, dan timbulnya prestasi itu dari kepengurusan yang bagus,
organisasi yang sehat akan menelurkan prestasi yang maksimal," ujarnya.
Ia pun berharap atlet Persinas ASAD bisa memberikan yang
terbaik untuk Babel, "saya tahu betul prestasi atlet Persinas ASAD di
Bangka Belitung," pungkasnya.
Di kesempatan lain, Kasiter Korem 045 Garuda Jaya Letkol
Mujahidin berharap hasil Musprov dapat terpilih ketua yang bisa mengayomi dan
membawa organisasi Persinas ASAD Babel lebih maju untuk 5 tahun ke depan.
"Selamat ber-Musprov, semoga terpilih ketua yang bisa
mengayomi dan membawa Persinas ASAD maju, luar biasa, dan disegani oleh kawan
dan lawan," pungkasnya pada saat menyampaikan materi pembekalan Bela
Negara kepada peserta Musprov.
Sabtu, 06 November 2021
LDII Solo Rangkul Pemuda Menjadi Enterpreneur
SOLO, newsreal.id- Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta berkomitmen untuk menggandeng Forkompimda, elemen masyarakat hingga stakeholder lainnya.
Komitmen tersebut tercetus dalam rapat kerja daerah (Rakerda) DPD LDII Kota Surakarta di Hotel Dana, Minggu (14/2/2021).
Sikap terbuka LDII tersebut tujuannya memberikan kontribusi untuk memajukan Kota Solo. Melalui kepengurusan baru, LDII Kota Solo akan bersinergi dengan Pemkot Surakarta dan organisasi masyarakat, serta organisasi keagamaan lain.
Menurutnya, melalui kepengurusannya, LDII bertekad untuk memberikan kontribusi lebih baik lagi demi kemajuan Kota Solo baik dari sisi SDM, pembangunan, kemanusiaan dan lainnya. Salah satu terobosan LDII kali ini yaitu lebih terbuka dengan masyarakat.
“Karena selama ini kan stigma masyarakat menganggap LDII adalah eksklusif dan tertutup. Maka kami ingin menghapus stigma tersebut. Kami ingin lebih terbuka dan berkolaborasi dengan instansi serta ormas lain. Langkah konkritnya, dalam waktu dekat kami akan bersilaturahmi dengan NU, Muhammadiyah, MTA, PMS dan Pemkot,” tegasya di sela Rakerda DPD LDII Kota Surakarta, di Hotel Dana.
Selain lebih terbuka, lanjut Zain, di bawah kepengurusannya, LDII juga akan merangkul organisasi kepemudaan untuk menumbuhkan semangat enterpreneur pada jiwa warga LDII.
“Kita siap bersinergi dengan Wali Kota Solo terpilih, Mas Gibran Rakabuming Raka untuk membakar semangat anak muda termasuk pemuda LDII. Karena pemuda LDII kebanyakan pengusaha juga,” tandas Ketua DPD LDII Kota Surakarta Periode 2020-2025 tersebut.
Di sisi lain, DPD LDII Solo mengokohkan diri untuk selalu mendukung pemerintah sah. Melalui instruksi dari DPP LDII Pusat, hal itu dijadikan cambuk untuk menjadikan Kota Solo lebih baik lagi.
“Sekarang ini adalah era anak muda. Dari kepengurusan DPD juga banyak pemuda. Ini menjadi terobosan kami, dengan harapan LDII menjadi organisasi masyarakat lebih baik lagi,” terang Zain yang juga sebagai pengusaha tersebut.
Jumat, 24 September 2021
Percepat Herd Immunity, LDII Sulsel Kerjasama Vaksinasi dengan Kodam XIV/Hasanuddin
MAKASSAR – Organisasi kemasyarakatan (ormas) bergerak membantu pemerintah melaksanakan program vaksinasi massal. Dengan masifnya vaksinasi di tengah masyarakat, maka kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud. Harapan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 dapat diwujudkan.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal tahap kedua di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9/2021).
Ketua LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP mengatakan, vaksinasi massal ini adalah wujud kesalehan sosial yang LDII lakukan. "Alhamdulilah kita masuk vaksinasi kedua, setelah kita laksanakan vaksinasi tahap pertama. Kerjasama LDII dengan Kodam XIV/Hasanuddin telah terjalin sejak 2015. Salah satu program LDII adalah kesalehan sosial. Sinergi ini terbina dengan baik sehingga banyak kerjasama yang kita lakukan," ujar Abri yang juga dosen ilmu pertanian ini.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP. Turut mendampingi jajaran Wakil Ketua LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro SSos, Drs Renreng Tjolli MAg, dan Muchtar Mannan SH. Tampak hadir Pembina Pondok Pesantren Roudhotul Jannah KH Suwarto SE MM dan Ketua panitia vaksinasi Hatta Tohuri.
Menurut Abri, vaksinasi akan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity). "Kekebalan kelompok kita harus pelihara agar masyarakat kita bisa terbebas dari Covid-19. Harapan kita kesehatan bisa terbina kembali. Harapannya, negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur," katanya.
Bila kesehatan masyarakat bisa pulih, maka ekonomi bangkit. Pemulihan ekonomi terbina karena kestabilan kesehatan. "Sehingga produktivitas masyarakat bisa kembali muncul. Masyarakat bisa sejahtera," ungkap Abri.
Beberapa kerjasama LDII Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin antara lain bela negara, pertandingan sepak bola, dan penghijauan (go green). "Terkait masalah covid 19, kita bersinergi melakukan vaksinasi covid-19 tahap kedua," ujar Abri.
Selain vaksin Sinovac, panitia juga menyediakan vaksin Astra Zaneca untuk tahap 1. Adapun jenis vaksin tahap 2 yang tersedia yakni Vaksin Sinovac. Sebagai ormas islam, LDII melaksanakan implementasi kesalehan sosial membantu pemerintah memutus mata rantai penularan covid-19.
Kodam XIV/Hasanuddin mendukung penuh kegiatan ini. Terbukti tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam tim vaksinasi mobile Kodam XIV/Hasanuddin turun ke lapangan. Mereka diantara berasal dari tenaga kesehatan Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar. Satu buah ambulans beserta peralatan medis disiapkan di lokasi kegiatan. Pelaksanaan vaksinasi rencananya digelar pukul 07.00 hingga 17.00 wita.
Dari pantauan di lapangan, tim kesehatan Kodam XIV/Hasanuddin terbagi menjadi tiga lokasi berbeda. Ada anggota TNI yang bertugas di bagian pendaftaran yang bertempat di halaman Masjid Roudhotul Jannah. Adapula yang memasukkan data diri ke sistem online yang bertempat di ruang makan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah. Disamping itu, ada petugas yang menangani penyuntikan vaksin. Semuanya bekerjasama secara rapi dan terstruktur. Vaksinasi dilaksanakan di ruang terbuka di area Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Kota Makassar. Vaksinasi melibatkan masyarakat umum dan santriwan-santriwati pondok.
Vaksin kedua Coronavac direncanakan pada 21 Oktober 2021. Jumlah vaksin Sinovac yang disediakan oleh panitia sebanyak 1.500 dosis. Selain itu, panitia sediakan 140 dosis Vaksin Astra Zeneca. Rencananya, vaksinasi tahap kedua bagi warga yang disuntik Vaksin Astra Zeneca pada 23 Desember 2021.
Mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan, herd immunity ialah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu, sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.
Senin, 02 Agustus 2021
BIN: Meskipun Sudah Vaksin Harus Tetap Jaga Prokes
BIN: Meskipun Sudah Vaksin Harus Tetap Jaga Prokes
Karawang (2/8). Ponpes Sumber Barokah menjadi lokasi vaksinasi massal 1.000 santri yang diadakan Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Pemerintah menargetkan 70 persen herd imunity, terutama para pelajar dan santri agar kegiatan tatap muka bisa berjalan.
Dalam vaksinasi massal itu, hadir dari Stafsus KaBIN Pusat Mayjen Purn TNI Suyanto, Direktur BIN Pusat Brigjen TNI Irwan, dan Kepala BIN Daerah Jabar Brigjen TNI Dedi Agus yang meninjau lokasi. Turut mendampingi Kabid P2M Dinkes Kabupaten Karawang dr. Yayuk Sri Rahayu, Ketua Ponpes Sumber Barokah Karawang Ir. Kh. Mustaghfirin, Ketua DPP H. LDII Rully Kuswahyudi, dan Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat (Jabar) drg. H. Dicky Harun.
Sebelum meninjau beberapa titik lokasi vaksin, Mayjen Purn TNI Suyanto turut menyapa para santri. Terdapat sekitar 1.000 santri yang ditargetkan mendapat vaksinasi. Mereka yang hendak memperoleh vaksinasi dites antigen.
“Meski sudah divaksin, adik-adik tetap jaga protokol Kesehatan. Jangan lengah dan terapkan 3M: pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Sehingga adik-adik bisa menjaga diri dari penularan Covid-19 bersama-sama. Syukur 600 lebih yang sudah swab antigen hasilnya negatif,” ujarnya.
BIN melalui perintah Presiden Jokowi melaksanakan kegiatan vaksinasi masal di seluruh Indonesia. Salah satunya di SMP, SMA, maupun pesantren dengan peserta berusia 12-17 tahun. Menurut Mayjen Purn TNI Suyanto, BIN telah berkoordinasi dengan pengurus LDII setempat, Satgas Covid-19 dan Dinkes Kabupaten Karawang. Pemilihan pesantren dilakukan karena di tempat lain juga sudah dilakukan oleh TNI dan Polri.
“Tempat ini cocok untuk melakukan vaksinasi. Dengan diadakan di pesantren, harapannya program pendidikan bisa dilakukan dengan tatap muka bersama sekolah. Selama ini kita melakukan pembelajaran dengan cara daring,” ujarnya.
Ketua DPP LDII Rully Kuswahyudi yang ikut meninjau juga menjelaskan, sejak bulan Maret 2021 lalu, DPP LDII sudah mendapatkan amanat dari Presiden saat beraudiensi di Istana Bogor. Presiden meminta LDII untuk membantu percepatan kegiatan vaksinasi di daerah-daerah.
“DPP LDII memberikan instruksi ke pengurus DPW dan DPD untuk berkoordinasi dengan Dinkes, Kodam, dan Polda untuk melakukan vaksinisasi di wilayah masing-masing. Secara simbolis pada 14 Juni kami sudah mulai melakukan vaksinasi, dengan kisaran peserta vaksin 1.000 peserta per hari. Saat ini sedang berlangsung vaksin dosis kedua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jabar drg. H. Dicky Harun turut mengucapkan terimakasih kepada BIN yang telah membantu vaksinasi di Ponpes Sumber Barokah Karawang binaan LDII. DPW LDII Jabar juga menginfokan, akan melaksanakan vaksinasi massal pada 8-15 Agustus 2021 dengan target 1.500 peserta.
“Jika tidak mampu, bisa datang ke sentral vaksin terdekat. Harapannya, kita warga LDII bisa tervaksin dan ikut menjadi pahlawan kemanusiaan, ikut memutus mata rantai Covid -19, dan berharap bangsa kita menjadi sehat dan menjadi bangsa yang maju,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah tempat pelaksanaan vaksinasi massal, Ketua Ponpes Sumber Barokah Karawang Ir. KH. Mustaghfirin juga turut mengapresiasi BIN, yang mempercayakan lokasi vasinasi di pesantren yang ia asuh. Menururnya, sejak pandemi melanda, hampir satu tahun kegiatan belajar mengajar diadakan secara daring.
Sebelumnya, Ponpes Sumber Barokah Karawang sudah bekerja sama dengan Dinkes Karawang melakukan vaksinasi untuk para guru dan lansia Keluarga Besar Ponpes Sumber Barokah. “Hari ini alhamdulillah melalui kerja sama dan bantuan BIN, dilaksanakan vaksinasi untuk 1.000 santri,”ujarnya.
Di tempat yang sama, dr. Yayuk Sri Rahayu juga menegaskan, meskipun sudah melakukan vaksinasi, tetap harus melakukan protokol Kesehatan. Vaksin tidak menjamin kebal terhadap infkesi Covid-19, namun efektif mengurangi dampak buruknya. Ia juga menyampaikan, vaksin Sinovac aman bagi santri berusia 12 tahun ke atas aman. “Jangan Khawatir untuk vaksin karena vaksin aman, vaksin sehat,” ujarnya.
Harapannya setelah vaksinasi, kegiatan belajar mengajar di Ponpes Sumber Barokah Karawang bisa berjalan dengan kondusif dengan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru.
Jumat, 16 Juli 2021
Puskesmas Cipayung Jakarta Timur Vaksinasi Lebih dari 15.000 Warga, Dukung Target Herd Immunity
Puskesmas Cipayung Jakarta Timur Vaksinasi Lebih dari 15.000 Warga, Dukung Target Herd Immunity
Jakarta (14/7). Puskesmas Cipayung berkolaborasi dengan DPP LDII dan Ponpes Minhajurrosyiddin, berhasil memvaksin lebih dari 15.000 orang sejak 14 Juni 2021 lalu. Pencapaian ini turut menyumbang keberhasilan Pemda DKI Jakarta, yang menarget per 11 Juli, sebesar 5,44 juta warga atau 61,7 persen dari target yang divaksin.
Apresiasi terhadap Puskesmas Cipayung datang dari Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso. Ia turut menyampaikan perkembangan pelaksanaan vaksinasi di Padepokan Pencak Silat Persinas ASAD Ponpes Minhaajurrosyidin itu.
“Vaksinasi ini dimulai tanggal 14 Juni 2021, dengan peserta para santri dan warga di sekitar pesantren. Setelah kami berkoordinasi dengan pimpinan Kecamatan Cipayung, tempatnya memungkinkan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Selama masih dibutuhkan kami siap membantu,” ujar Chriswanto.
Sebagai tuan rumah, Ketua Ponpes Minhajurrosyiddin Pondok Gede KH. Muhammad Asy’ari Akbar bersyukur bila dapat berpartisipasi dalam menyukseskan program vaksinasi dari pemerintah. Menurutnya, kesuksesan penyelenggaran vaksinasi bagi warga usia 12 tahun ke atas, merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Untuk itu, menurutnya, vaksinasi massal harus disukseskan.
“Selain membangun karakter generasi penerus sebagai pribadi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri, sekaligus mencetak juru dakwah, pondok pesantren kami memiliki tugas pemberdayaan masyarakat,” kata KH Muhammad Asy’ari Akbar yang juga alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).
Vaksinasi massal telah diikuti para santri, guru-guru pondok beserta keluarga dan warga Cipayung. Berdasarkan data yang dihimpun Kepala Puskesmas Cipayung drg. Rini Muharni, vaksinasi di Padepokan Persinas ASAD Ponpes Minhaajurrosyidin sudah terdaftar sekitar 18.000 peserta, dan yang sudah divaksin lebih dari 15.000 orang, “Rata-rata per hari 800 hingga 1.000 peserta yang divaksinasi,” kata drg. Rini Muharni.
Dengan adanya penambahan target 2 juta vaksinasi setiap hari dari Presiden Joko Widodo, Puskesmas Cipayung menurunkan tenaga Kesehatan sebanyak 50 orang setiap hari. Antusiasme masyarakat sekitar, warga pondok, dan warga LDII di Jabodetabek yang mau divaksin membuat Rini Muharni mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Minhaajurrosyidin.
“Antusiasme warga cukup tinggi dengan 1.000 kartu antrian selalu habis tiap paginya. Kami berharap vaksinasi ini terlaksana sampai selesai hingga tahap kedua agar masyarakat mendapatkan perlindungan yang maksimal. Kalau bisa, kami mengadakan kembali di sini karena tanggal 22 Juli nanti sudah mulai vaksinasi tahap kedua,” ujarnya.
Selain antusiasme warga, drg. Rini Muharni juga mengapresiasi Padepokan Pencak Silat Persinas ASAD Ponpes Minhaajurrosyidin yang menjadi lokasi vaksinasi. Menurutnya tempatnya sangat representatif. Padepokan ini memiliki sirkulasi udara yang baik dan tempat parkir yang luas, sehingga bisa mencapai target lebih dari 1.000 per hari untuk menangani pasien.
Apresiasi juga datang dari Koordinator Tenaga kesahatan Puskesmas Cipayung dr. Ario. Menurutnya, sudah hampir sebulan tenaga kesehatan Puskemas Cipayung, banyak diperbantukan oleh pimpinan, guru dan santri pondok serta relawan LDII. Menurutnya, logistik dan juga keamanan bisa dibantu dan difasilitasi oleh Ponpes Minhaajurrosyidin, “Saya harapkan kerja sama tidak hanya berhenti pada vaksinasi ini, tapi kami bisa berkolaborasi di semua bidang kesehatan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
“Kedepannya kami bisa menjalin berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan. Misalkan mengadakan penyuluhan kesehatan secara massal. Tempat ini sangat sangat memadai untuk pelaksanakan kegiatan lomba mengenai kesehatan,” ujarnya.
Dengan vaksinasi yang dilaksanakan berkelanjutan, Puskemas Cipayung berharap terbentuk herd immunity, atau kekebalan komunitas di wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Dialog Antar Umat Beragama Tangkal Perpecahan Anak Bangsa
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah terus membangun dialog, silaturahim kebangsaan dan penguatan kerukunan umat beragama untuk...
-
Tiga Target Sukses Generasi Penerus LDII Tri Sukses Generus LDII Generasi penerus/generasi muda yang merupakan tulang punggun...
-
Kewajiban Bersyukut Ketika Mendapat Nikmat Kewajiban Syukur Orang iman ketika mendapatkan nikmat dari allah berkewajiban syuk...
-
Kewajiban mencari maisyah Yang Halal dan hasilnya Kewajiban mencari maisyah Yang Halal - Allah telah menempatkan kita di bu...




