Jumat, 29 Januari 2016

Manfaat minum teh bagi kesehatan

Manfaat minum teh bagi kesehatan

Budaya minum teh sudah ratusan tahun, tidak hanya di Indonesia, jepangpun sudah memiliki budaya minum teh sejak nenek moyang mereka. Ternyata teh yang hampir setiap hari kita minum, ternyata mempunyai beberapa manfaat dan sangat baik untuk kesehatan. mau tahu apa saja manfaat teh bagi kesehatan kita. berikut akan saya jelaskan manfaatnya.

Teh merupakan minuman yang sangat enak diminum setiap hari. karena ternyata manfaat teh bagi kesehatan kita sangat baik jika dikonsumsi setiap hari. nah berikut 5 manfaat yang jika setiap hari minum teh.
1. Antioksidan
Didalam gelas teh yang setiap hari kita minum ternyata mengandung antioksidan yang tinggi dan sangat baik untuk mencegah sakit kanker kulit, ovarium dan lambung. nah jenis antioksidan yang ada dalam teh adalah polyphenol.
2. langsing
Jika anda ingin melakukan diet secara alami dan tidak perlu mengeluarkan biaya banyak biasakan mengkonsumsi teh, terutama teh hijau. sebab jika kalian minum teh ini, sangat baik untuk memperlancar pencernaan dan memudahkan untuk menyerap makanan dan meningkatkan metabolisme dalam tubuh.
3. gigi sehat
Teh  juga sangat baik untuk gigi. karena terdapat fluoride yang mampu menguatkan email gigi. namun jangan menambahkan susu atau gula agar kandungan fluoridenya akan hilang.
4. sistem imun
Minum teh setiap hari ternyata juga dapat meningkatkan imun dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mudah sakit.
5. tulang
Semua jenis teh yang kita minum setiap hari, baik teh hijau maupun hitam. sudah diteliti jika teh dikonsumsi setiap hari itu dapat menguatkan dan memadatkan tulang.

Namun bagi ibu hamil sebaiknya mengurangi mengkonsumsi teh, sebab teh memiliki kadar kafein yang cukup tinggi jika di minum secara terus menerus dengan intensitas terlalu sering maka akan bermasalah dengan kehamilan seperti anemia, susah tidur, premature bahkan terjadinya keguguran. Bayi yang lahir premature salah satunya karena nutrisi untuk janin terhambat oleh teh. Selain itu ibu hamil akan mengalami anemia yang menyebabkan kematian pada janin. Saran dari banyak orang sebaiknya ibu hamil memperbanyak minum air putih adapun teh seperlunya saja bila memang sangat kepingin, makan makanan yang bergizi,buah-buahan dan vitamin agar janin terjaga kesehatannya./dimas

Wira Usaha

Wira Usaha


Terkandang dalam memulai berwira usaha timbul rasa takut pada diri kita mulai dari mana, usaha apa, nanti laku tidak dll. memang diantara manusia ada yang di lahirkan dalam keluarga wirausaha, dengan demikian sejak kecil sudah terbiasa dengan nilai nilai kewirausahaan, ada juga di antara kita yang hidup di lingkungan wira usaha misal dalam lingkup pergaulannya banyak dari kelompok dagang maka mau tidak mau akan terbawa jiwa kewirausahaan dari teman keluarga dan lingkungannya.
atau mungkin di antara kita ada yang beruntung mendapatkan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang intensif, maka di mungkinkan pola fikirnya sudah berubah menjadi manusia yang mempunyai semangat wirausaha yang tinggi.

Namun demikian tidak semua terlahir dari keluarga wira usaha, tidak semua hidup di lingkungan wirausaha, dan tidak semua yang hidup dalam pendidikan berwira usaha berhasil dalam mempraktekkan kewirausahaannya. jadi tidak usah kecil hati dan harus tetap optimis dan positif dalam berfikir untuk menjadi
pribadi mandiri dalam berwira usaha.
jadi faktor yang pertama perlu di perhatikan untuk memulai wira usaha yaitu adalah motifasi yang kuat dari diri kita, kemudian pola fikir yang tepat untuk masuk dalam dunia wira usaha dan tetap fokus.

Langkah awal dalam wira usaha adalah Gagasan yaitu usaha yang sungguhan bukan khayalan, bukan spekulasi, bukan pula money game ( dakonan )
kedua duanya sangat mudah untuk membedakan usaha real membutuhkan waktu yang lama, berbeda dengan usaha abal abal khayalan dll memang kelihatannya cepat kayadalam waktu yang singkat. usaha ini dalam bahasa yang populer di sebut pelanggaran etika bisnis.

Dalam berwira usaha sebaiknya di sesuaikan dengan kepribadian kita, yang kita sukai atau di sebut juga passion sesuai dengan panggilan jiwa kita, dengan begitu kita tidak mudah bosan dan selalu mengerjakan dengan hati yang senang.
untuk menentukan passion kita kadang juga perlu petunjuk, jadi tidak ada salahnya untuk memunculkan gagasan berwirausaha yaitu menghadiri berbagai pameran, seminar,workshop dll. dan berusaha mengambil pelajaran dan ilmu dari semua itu. ada istilah ATM amati- tiru-Modifikasi) yaitu kita amati cara kerjanya, resikonyapangsa pasarnya Dan kita tiru Gagasannya tempat, dan kita modifikasi produknya.
kita mulai dulu dengan usaha mikro dari skala yang kecil untuk mencari pengalaman dan membaca minat konsumen, apabila sudah ada pengalaman maka akan mudah melangkah pada usaha yang lebih besar.


marilah mulai sekarang kita bangun mimpi kita, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil kecil, gagasan gagasan sederhana, kita menuju kedunia baru,yaitu dunia wira usaha, kita langkahkan diri kita pelan tapi pasti jangan takut jatuh, tetap optimis dan berfikir positip ingat dream, pray dan action,
semoga kita di bukakan  pintu sukses dalam dunia wira usaha.

Kamis, 28 Januari 2016

Silaturahim FKUB di Ponpes LDII Walibarokah

Silaturahim FKUB di Ponpes LDII Walibarokah

Selasa, 26 Januari 2016 Paguyuban Antar Umat Beragama - Penganut Kepercayaan dan Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Kediri menggelar silaturohmi di Ponpes Wali Barokah Kota Kediri. Acara yang berlangsung cukup akrab di buka oleh Shohibul Hajat Ketua Ponpes Walibarokah Drs. H.Sunarto, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengucapkan rasa syukur atas kehadiran para tamu undangan dan menyampaikan agar silaturahim PAUB-PK/FKUB Kota Kediri harus terus dilestarikan untuk mewujudkan kota kediri yg kondusif, aman dan nyaman.

PAUB ( Paguyuban Antar Umat beragama ) yang dirintis dan digagas oleh KH.Anwar Iskandar sejak 1997 (waktu masa krisis moneter di Indonesia) dengan tujuan untuk menjalin kerukunan antar umat, keberadaan paub telah banyak dirasakan manfaatnya untuk kota kediri, PAUB juga sebagai embrio lahirnya FKUB.
Ponpes walibarokah hampir setiap bulan juga mendapat kunjungan tamu dari berbagi daerah baik tingkat provinsi maupun kab kota dari unsur MUI, Dewan Masjid Indonesia, FKUB, dan lain-lain. Dalam kesempatan kunjungan tamu juga di hadirkan pengurus PAUB-PK/FKUB kota kediri untuk melakukan sharing.

Dalam sambutan Pengurus PAUB-PK/FKUB Kota Kediri Drs. H. Ma’ruf Anas menyampaikan “Acara ini bertujuan utk mengkristalkan umat dalam rangka kerukunan dan kebersaman dalam mewujudkan kota kediri aman, damai dan sejahtera”
Beliau juga di dampingi 8 orang tokoh umat Hindu, Budha, Konghucu, Islam ( NU, Muhammadiyah dan LDII), Kristen, Katholik dan Penghayat Kepercayaan.
Sebagai walikota Kediri H. Abu Bakar, S.E sangat berterima kasih kepada seluruh anggota paguyuban & elemen masyarakat yg telah membantu pemerintah kota kediri dalam mewujudkan kondisi kota yg aman, damai dan kondusif, salah satunya melalui acara paguyuban ini. Pembangunan sarana & prasarana kota terus dilakukan dan secara bertahap, seperti pembangunan gorong-gorong saluran air yang mengarah ke kali brantas, tujuan agar tidak terjadi genangan air waktu hujan, dulu sebelum di perbaiki butuk waktu 3 jam genangan air di jalan untuk meresap ke tanah, tapi sekarang 15 menit air sudah meresap, dihimbau juga di wilayah-wilayah bapak-bapak juga di buatkan resapan air, agar tidak terjadi banjir.

Kapolres Kediri AKBP Bambang Widjanarko Baiin, S.IK, M.Si di dampingi Kasat-Kasat menyatakan siap melakukan revolusi mental. Menurut Bambang W Baiin, Polres Kediri Kota telah berkomitmen melakukan revolusi mental sesuai program Presiden Joko Widodo. Salah satunya yang kami wujudkan dalam bidang pelayanan di SPKT , yakni pelayanan cara lama dirubah dengan senyaman customer service. Intinya dari apa yang disampaikan mantan Kasatgas FPU VI ini adalah polisi harus bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menitipkan tentang keamanan 22 orang eks-Gafatar yang baru saja dipulangkan yang harus dijaga dan dilindungi, Kapolres juga memperkenalkan kasat-kasat yang membantu dalam tugasnya sehari-hari sebagai Kapolres Kediri Kota. AKP Ponidi, Kasat Intelkam, AKP Edy Purwanto, Kasat Lantas, AKP Wisnu Prasetyo, AKP Ridwan Sahara, Kasat Narkoba ,AKP Achmad Denny Wahyudi, Kasat Binmas dan AKP Mohammad Lessy, Kasat Sabhara adalah kasat-kasat yang membantu tugas Kapolres Kediri Kota.







Rabu, 27 Januari 2016

PENGEMBANGAN POTENSI PROFESIONAL BERBASIS BAKAT (Bagian 1)



PENGEMBANGAN POTENSI PROFESIONAL BERBASIS BAKAT (Bagian 1)





Dalam “psikologi positif” (positive psychology) di kenal suatu pemikiran yang mengungkapkan bahwa pekerja profesional akan lebih produktif bila ia merasa bahagia/senang dalam pekerjaannya. Perasaan bahagia merupakan suatu penanda bahwa seseorang memiliki atau berada dalam bakat yang di butuhkan dalam pekerjaan keprofesian tersebut. Dalam kesesuaian antara bakat dan pekerjaan tersebut, seseorang dapat memanfaatkan secara penuh bakat dominan yang di miliki. Pada saat bersamaan ia juga akan merasa mudah melakukannya dan bisa mencapai hasil yang maksimal. Dari hasil penelitian Gallup Organization, sebuah lembaga penelitian di Amerika menemukan bahwa 20% karyawan merasa puas dengan pekerjaannya. Sedangkan sisanya, 80% termasuk dalam kelompok karyawan yang bekerja dengan rasa terpaksa. Untuk itu seorang individu yang akan memasuki dunia pekerjaan perlu memeriksa keunikan dirinya, terutama kekuatan dirinya.

Manusia menemukan keunikan dirinya itu berlangsung terus menerus selama hidupnya. Semakin banyak orang beraktivitas, semakin banyak pulalah orang tersebut menemukan keunikan dirinya yakni berupa kekuatan yang disebut potensi diri. Keunikan yang bersifat tidak berubah dalam diri manusia tersebut ada yang secara ilmiah (nature), ini di sebut personality, sedangkan di luar kepribadian ada unsur lain dalam diri manusia yang bisa berubah (nurture) ini yang di sebut perilaku (behaviour). Perubahan perilaku ini biasanya berkaitan dengan usaha manusia itu sendiri untuk menyesuaikan diri.

Dalam menghadapi pekerjaan, pendekataan berbasis kekuatan menjadi penting. Setiap orang mempunyai kekuatan dan sumber daya untuk memperdayakan dirinya. Pendekatan berbasisi kekuatan ini, asumsinya bahwa keberadaan manusia sudah di takdirkan sejak lahir dan tidak berubah (nature). Konsep pengembangannya adalah menggali dan menemukan kekuatan maupun kelemahan dirinya, seraya menyalurkan kekuatan dan menyiasati kelemahhanya. Di pihak lain pendekatan berbasis kopetensi berlandaskan asumsi bahwa keberadaan manusia itu bisa berubah (nurture). Berbekal dengan keyakinan tersebut, konsep pengembangan manusia, dilakukan dengan analisis kesenjangan (gap analysis).

Ada cara sederhana untuk menemukan kekuatan, bakat, potensi diri yang bisa menjadi penanda sebagai berikut:
1.   Seorang merasa senang saat melakukannya (enjoy), untuk menguji apakah kita sungguh menyukai aktivitas tersebut atau tidak, jawab pertanyaan ini dengan sejujurnya. Apakah aku tetap akan melakukannya meskipun tidak seorangpun menghargai hasil karyaku. Katakanlah seorang yang suka masak selalu mengisi waktunya dengan memasak, terus berlatih, tak peduli orang lain tidak menyukainya.
2.    Seseorang dapat melakukan sesuatu dengan rasa mudah (easy), ketika kita merasakan dapat menguasai keterampilaan tersebut dengan mudah sementara orang lain dengan susah payah.
3.      Bila orang tersebut telah mencapai hasil yang maksimum (excellent)
4.   Dari apa yang dilakukan dari ketiga hal diatas, kemudian akan  menghasilkan pendapatan (earn).

Selasa, 26 Januari 2016

5 Pola Asuh Orang Tua pada Anak

Macam - Macam Pola Asuh Orang Tua terhadap anaknya :

1. Pola Asuh Otoriter
Pola Asuh yang menerapkan bahwa Orang Tua selalu benar dan keputusannya tidak boleh diganggu gugat oleh anaknya, sehingga apapun perintah orang tua harus dilaksanakan.

Anak seperti "robot" yang dikendalikan oleh orang tua
Ciri - ciri pola asuh otoriter :
a. Orang tua suka marah - marah tidak jelas sebabnya.
b. Sering memberikan perintah pada anak dan harus dituruti
c. Lebih menegakkan peraturan
d. Memberikan hukuman pada anak yang melanggar aturan yang dianggap orang tua tidak sesuai
e. Peraturan dibuat sendiri dan tidak meminta pertimbangan anak
f. Mengacuhkan pendapat anak
g. Kurang bisa menghangatkan hubungan orang tua dan anak, seperti majikan dan pembantu
h. Sangat tegas dalam hal apapun

Dampak yang terjadi pada anak :
a. Anak menjadi penakut dan tidak berani dalam hal apapun
b. Anak menjadi kurang percaya diri / minder
c. Anak menjadi tidak mempunyai inisiatif
d. Anak menjadi  tidak mempunyai kreatifitas
e. Anak menjadi kurang bisa berfikir
f. Anak menjadi rendah diri
g. Anak menjadi lebih tertutup pada orang lain
h. Anak menjadi pencemas
i. Anak menjadi kurang bisa bergaul dengan orang lain
j. Anak menjadi masa bodoh terhadap orang lain
k. Anak hanya patuh semu (Patuh dihadapan orang tua dan memberontak dibelakang orang tua)

2. Pola Asuh Permisif
Pola asuh ini lebih cenderung semua aturan dalam keluarga sepenuhnya ada pada kendali anak, orang tua selalu mengalah dan memanjakan anak. Semua permintaan dan kehendak anak dituruti oleh orang tua.
Ciri - ciri pola asuh permisif :
a. Selalu menuruti kemauan anak yang disampaikan pada orang tua
b. Proteksi pada anak secara berlebihan
c. tidak memaksa anak dalam hal mentaati aturan dalam keluarga
d. Peraturan dalam keluarga menjdai tidak jelas, multitafsir dan tidak konsisten
e. Tidak mendidik anak untuk mandiri
f. Menerima apapun tingkah laku anak tanpa memperhatikan itu salah atau benar
g. Hubungan orang tua dan anak hangat dalam keluarga

Dampak yang terjadi pada anak :
a. Anak menjadi tidak bisa bersikap dewasa
b. Anak menjadi tidak bisa bertanggung jawab pada segala hal
c. Anak menjadi semaunya sendiri dan tidak mengenal aturan
d. Anak menjadi selalu bergantung pada orang lain
e. Anak menjadi tidak bisa menghargai orang lain
f. Anak menjadi tidak mempunyai inisiatif sendiri
g. Anak menjadi sulit berkreasi
h. Anak menjadi suka melakukan perlawanan / memberontak

3. Pola Asuh Menang - Kalah

Pola asuh ini sangat membingungkan pada anak, orang tua cenderung kurang bisa konsisten. Kadang keras kadang juga lemah.

Ciri - ciri pola asuh menang - kalah :
a. Orang tua mudah marah pada anak akan tetapi juga mudah memberikan kasih sayang pada anak
b. Sikap orang tua menjadi tidak konsisten, kadang keras dan kadang lemah
c. Sikap antara bapak dan ibu kurang sinkron, sering bertolak belakang

Dampak yang terjadi pada anak :
a. Kondisi psikologis anak menjadi terombang ambing
b. Anak menjadi selalu gelisah
c. Anak menjadi bingung, tidak bisa membedakan dan mengetahui mana yang benar dan mana yang salah
d. Anak menjadi tidak mempunyai pendirian / plin plan
e. Sangat membahayakan terhadap perkembangan psikologis anak

4. Pola Asuh Neglecting
Pola asuh ini, orang tua cenderung cuek pada anak, sering mengabaikan anak, tidak mengurusi anak. Terkadang orang tua tersibukkan oleh pekerjaan atau mungkin status keberadaan anak tidak diharapkan oleh orang tua
Ciri - ciri pola asuh neglecting :
a. Membebankan tanggung jawab mengasuh anak pada orang lain
b. Peraturan dalam keluarga menjadi tidak jelas arahnya
c. Sangat cuek dengan kondisi anak
d. Tidak mau mendengarkan pendapat dari anak
e. Komunikasi antara orang tua dan anak kurang bisa terjalin dengan baik
f. Hubungan orang tua dan anak kurang bisa hangat
Dampak yang terjadi pada anak :
a. Sangat membahayakan terhadap perkembangan psikologis anak
b. Anak menjadi selalu gelisah
c. Anak menjadi bingung, tidak bisa membedakan dan mengetahui mana yang benar dan mana yang salah
d. Kondisi psikologis anak menjadi terombang ambing
e. Lebih cenderung memilih orang lain daripada orang tua
f. Lebih mentaati aturan dari orang lain daripada orang tua
g. Lebih menyayangi orang lain daripada orang tua

5. Pola Asuh Otoritatif, Demokratis dan Dialogis
Dalam pola asuh ini, orang tua lebih bisa memberikan kebebasan pada anak akan tetapi ada kendali dari orang tua dan tidak melanggar norma yang berlaku. Dalam hal ini, anak dilatih untuk bertanggungjawab terhadap suatu hal dan lebih percaya pada orang lain.
Ciri - ciri pola asuh otoritatif, demokratis dan dialogis :
a. Pola asuh yang diterapkan tidak menang dan tidak kalah, baik dari pihak anak maupun orang tua
b. Penerapan peraturan secara tegas dan dikomunikasikan secara jelas oleh anak dan orang tua
c. Orang tua selalu mendukung perilaku positif anak
d. Mengedepankan musyawaroh dalam menentukan suatu hal
e. Hubungan orang tua dan anak sangat hangat
f. Komunikasi antara orang tua dan anak sangat bisa terjalin dengan baik
g. Orang tua sangat memahami kebutuhan anak
h. Orang tua mempunyai harapan yang realistis sesuai dengan kemampuan dan fase perkembangan anak
i. Selalu menghargai anak, tidak pernah meremehkan anak
j. Antara orang tua dan anak membiasakan saling meminta maaf bila berbuat kesalahan
k. Apabila anak berbuat salah, orang tua menegur dengan perkataan yang baik dan tidak menyinggung hatinya anak

Dampak yang terjadi pada anak :
a. Anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik
b. Anak bisa merasa bebas akan tetapi disertai dengan tanggungjawab
c. Anak bisa saling menghormati dan menghargai pada orang lain
d. Psikologis anak menjadi baik
e. Anak menjadi kreatifi, inisiatif dan mempunyai banyak akal  

Dengan beberapa pola asuh orang tua kepada anaknya tersebut di atas, bisa memilih mana pola asuh yang tepat dan yang ideal untuk pendidikan anak sehingga nantinya bisa menjadi baik secara fisik maupun mentalnya.

Pengaruh dan keberhasilan dakwah islam

Pengaruh dan keberhasilan dakwah islam

Rasulullah saw, menjalani selama lebih dari 20 tahun dalam kancah peperangan yang seakan tidak ada ujungnya. Selama itu pula, beliau tidak pernah lalai terhadap satu urusan hingga dakwah Islam bias merambah kawasan yang sangat luas, sulit diterima nalar manusia. Seluruh Jazirah Arab tunduk kepada aturan Islam, debu-debu jahiliyah tidak lagi tampak di udara Arab dan akal yang tadinya menyimpang kini lurus. Aneka berhalapun ditinggalkan dan dihancurkan. Udara Jazirah Arabia berubah dipenuhi suara-suara tauhid. Kumandang adzan untuk shalat terdengar memecah angkasa dan sela-sela gurun yang telah dihidupkan olih iman. Para pengajar Al-Qur’an pergi ke utara dan selatan, membacakan ayat-ayat dari Kitabullah dan menegakan hokum-hukum Nya.

Berbagai kabilah yang bertebaran dimana-mana bersatu padu. Semua keluar dari penyembahan terhadap hamba, berbondong-bondong menghadap Rasulullah untuk menyatakan pertobatan dan menyembah kepada Allah. Di sana tidak ada pihak yang merasa di paksa dan memaksa antara tuan dan budak., pejabat dan rakyat, orang yang zalim dan orang yang dizalimi. Semua manusia adalah hamba Allah, saudara yanf saling mencintai dan menjalankan hokum Allah. Allah telah menyinkirkan gelombang jahiliah, kesombongan dan penganggungan terhadap nenek moyang. Tidak ada keutamaan orang Arab Atas non-Arab atau keutamaan kulit putih atas kulit hitam kecuali karena ketaqwaannya.
Berkat hadirnya dakwah ini, terwujudlah persatuan Arab, persatuan kemanusiaan dan keadilan social serat kesejahteraan manusia dalam setiap urusan dan perasalahan dunia dan akhirat sehingga mengubah perjalanan waktu dan wajah bumi. Garis sejarah pun menjadi lurus serata cara berfikir manusia menjadi baik.
HAJI WADA’
 Hari sabtu, 4 hari sebelum habisnya zulkaidah 10 Hijriah, Rasulullah berkemas untuk pergi ke Mekah guna melaksanakan Haji Wada’ (haji terahir pada masa beliau). Mendengar Rasulullah akan berhaji, orang-orang berbondong-bondong turut bersama beliau.
Selapas zhuhur, beliau berangkat dan sampai di Dzul Hulaifah sebelum asar mengambil miqat untuk urah dan haji. Sesampainya di Mekah Rasulullah melaksanakan rukun-rukun haji. Di Arafah, sudah berkumpul sekitar 124.000 sampai 144.000 orang. Beliau berkurban 63 uanta, disembelih dengan tangan beliau sendira dan 100 ekor disembelih Ali bin Abi Thalib.
Pada hari Tasyriq, beliau menyampaikan Khutbah lalu turunlah wahyu yang terakhir, “Padahari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Kucukupkan kepada kalian mikmat-Ku dan telah Aku ridhai Islam itu jadi agama bagi kalian”.(QS Al Maidah, 5:3).
Mendengar khutbah perpisahan Rasulullah, para sahabat tidak sanggup menahan air mata. Kemudian, Bilaal melantunkan azan dan disusul iqamat lalau Rasulullah mendirikan shalat dhuhur. Setelah Bilal melantunkan iqamat lagi, beliau melaksanakan shalat ashar tanpa dijeda dengan shalat apa pun. Selanjutnya, Rasulullah melanjutkan perjalanan haji hingga selesai.
Pada hari Nafar kedua atau 13 Zulhijah, nabi saw, melakukan Nafar dari Mina hingga tiba di kaki bukit perkampungan bani Kinananh. Beliau berada di sana menghabiskan sisa hari itu dan malam harinya. Jadi, beliau shalat zuhur, asar, magrib, dan isya’ di sana lalu tidur sejenak, untuk kemudian meneruskan perjalanan menuju Ka’bah dan melakukan Tawaf Wada. Beliau juga memerintahkan para sahabat melakukan tawaf tersebut.
Setelah seluruh Manasik haji dilaksanakan, beliau memerintahkan untuk kenbali ke Madinah tanpa mengambil waktu untuk istirahat agar pejuangan parjuangan ini karna Allah Swt, dan di jalannya.
USAMAH BIN ZAID PADA SATUAN PARANG TERAKHIR
Kesombongan imperium Romawi membuat sewenag-wenang tehadap bangsa lain, bahkan mendorongnya untuk membunuh pengikutnya yang berani masuk agama Islam, sebagaimana yang mereka lakukan terhadap Darwah bin Amr Al Judsamiy oleh seorang penguasa daerah Ma’an yang masih berada dalam kekuasaan Romawi.
Melihat kecongkaan dan kesombongan ini, Rasulullah saw, mempersiapkan bala tentara yang cukup besar tepat pada sefar tahun 11 Hijriah dan mengangkat Usamah bin Zaid bin Haritsah sebagai panglima. Beliau memerintahkanya untuk menjelajahi perbatasan-perbatasan Balqa dan Darawi, sebuah wilayah di Palestina dengan tujuan menggentarkan bangsa Romawidan mengembalikan kepercayaan diri pada setiap hati orang Arab yang menetap di perbatasan sehingga tidak ada seorang pun yang beranggapan bahwa kecongkakan Romawi itu tidak ada yang mengalahkannya dan bahwa masuk Islam hanya akan mengantarkan orang pada kematian belaka.
Para sahabat mulai kasak-kusuk berbicara tentang panglima perang tersebut karena umurnya yang masih relatif muda sehingga mereka enggan ikut serta di bawah komandonya. Rasulullah saw, bersabda, “Jika kalian mencela kepemimpinannya, sesunggaguhnya kalian telah mencelakepemimpinan ayahnya sebelum dia. Demi Allah, ayahmya benar-benar tercipta untuk memimpin dan benar-benar orang yang aku cintai, sesungguhnya dia (Usamah) adalah orang yang aku cintai sdetelah ayahnya”. (HR Bukhari)
Mendengar ucapan beliau, para sahabat dengan penuh ketundukan mendukung kepemimpinan Usamah dan bergabung dibawah pasukannya sehingga mereka keluar bersama dan singgah di Al Jurf yang berjarak satu farsakh (kurang lebih 8 km) dari madinah. Namun, Rasulullah saw, jatuh salit dan menyebabkan utusan ini tertunda hingga Rasulullah saw wafat, Allah Swt memang telah menakdirkan bahwa pasukan ini adalah utusan perang pertama yng direalisasikan Abiu Bakar Ash Shidiq.
KEMBALI KEHARIBAH ILAHI
Tengah malam pada akhir Safar 11 Hijriah, Rasulullah pergi ke Baqi’al Garqad memintakan ampunan para ahli kubur. Pagi harinya beliau mulai sakit hingga dipapah Fadl bin Abbas dan Ali bin Abi Thalib menuju rumah Aisyah. Beliau bersabda, “Wahai Aisyah! Aku merasakan sakitnya makanan dari Khai bar”.
Lima hari sebelum wafat, suhu badan Rasulullah saw, semakin tinggi hingga beliau minta diguyur air. Hari esoknya, Rasulullha saw, berwasiat dengan 3 hal: (1) agar mengusir Yahudi dan Nasrani dari Jazirah Arab; (2) pengiriman satuan utusan seperti yang beliau lakukan; (3) tentang shlat, zakat, dan hamba sahaya. Riwayat lain adalah berpegang teguh dengan Al Qur’an dan Sunah.
Dua hari sebelum wafat, Rasulullah saw meminta dipapah untuk berjamaah shalat . waktu itu, Abu Bakar menjadi imam. Melihat Rasulullah hadir, Abu Bakar mundur, tapi Rasulullah menyuruhnya untuk melanjutkan jadi imam. Sehari sebelum wafat, Rasulullah saw, memerdekakan para hamba laki-lakinya, menyedekahkan 70 dinar harta tersisa, memberikan senjata kepada keum Muslimin. Sementara itu, baju besi beliau masih digaadaikan 30 sha’ gandum.
Pada senin 12 Rabiulawal 11 Hijriah, Rasulullah saw sang pembawa kebenaran, penunjuk jalan, teladan alam semesta berpulang ke Rafiqil A’la memenuhi panggilan Allah Azza Wa Jalla, Dzat yang mengutus dan memanggil kembali ke sisi-Nya.
Annas meriwayatkan, “Pada hari Rasulullah saw datang ke Madinah, bersinarlah segala sesuatu. Ketika beiau wafat, semua menjadi gelap”.
Para sahabat histeris dan hampir tidak percaya bahwa Rasulullah wafat. Untuk menenangkan kaum Muslimin, Abu Bakar menyampaikan Khutbah, “Wahai manusia! Barang siapa menyembah Muhammad, sesungguhnya Muhammad telah mati. Barang siapa yang menyembah Allah,sesungguhnya Dia terus hidup, tidak akan pernah mati”. Kemudian, Abu Bakar membaca QS Ali Imran, 3:144.

Minggu, 24 Januari 2016

Fitur Unik dari Nintendo NX


Nintendo, sebuah konsol game yang berdiri sejak puluhan tahun lalu ini dikabarkan sedang menyelesaikan konsol video game terbarunya yang bernama Nintendo NX. Konsol video game dari Nintendo ini memungkinkan dua konsol menjadi satu. Selain itu Nintendo NX ini juga disertai perangkat genggam (handheld) dengan bentuk yang varian.

Menurut analis senior Macquarie Research Jepang, David Gibson, Nintendo NX ini akan memungkinkan perangkat mobile seperti smartphone, PC atau mungkin konsol dari kompetitornya terhubung dengan konsol Nintendo NX.

Dengan memberikan fitur yang dapat menghubungkan perangkat mobile ke konsol diharapkan konsol ini dapat menarik perhatian konsumen dan sukses dalam penjualannya. Namun, sayangnya, semua informasi tentang Nintendo NX ini masih sebatas rumor belaka dan spekulasi dari para analis. Diharapkan kedepannya, Nintendo akan tampil di ajang E3 2016 yang akan berlangsung sekitar bulan Juni ini dengan membawa konsol terbarunya.

Jumat, 22 Januari 2016

Audensi LDII PC kras

Audensi PC LDII kec. Kras dengan Danramil kec Kras

Menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan lembaga dan instansi Pemerintah merupakan Program kerja Pengurus LDII  tak terkecuali di tingkat PC. Salah satunya adalah berkomunikasi secara intensif dengan para pejabat di lembaga Pemerintahan daerah serta menjalankan program-program kebijakan demi kemajuan bersama.

Pada tanggal 13 juli 2015 tepatnya hari senin, pukul 10.00 WIB. Rombongan Pengurus LDII PC KRAS Bp sukoyo ( ketua PC kras ) , Eko Prastyo ( wakil ketua PC kras), Deni cahyanto( sekertaris) , Bp. Sutrisno ( hub.antar lembaga), Dan Bp.Edi Suprapto ( Pemuda dan Olah raga) melakukan audensi dan silaturrahim dengan Danramil Kecamatan kras. rombongan di sambut langsung oleh Danramil kecamatan kras Letkol suradi.

Pada kesempatan ini ketua PC kras Bp Sukoyo mengenalkan jajaran pengurus baru LDII tingkat cabang Kras termasuk yang mengikuti audensi, Serta menyampaikan intruksi DPP  LDII tentang mensosialisasikan Rancangan petunjuk dan pelaksanaan nota kesepahaman LDII dengan jajaran TNI. LDII dan TNI sepakat bersama-sama menjaga keutuhan NKRI guna terciptanya masyarakat yang aman dan kondusif.

Letkol suradi sangat menyambut gembira dengan kedatangan PC LDII kras dan dia meminta supaya hubungan LDII dengan TNI bisa terjalin lahir bathin. TNI dan warga LDII di harapkan bisa selalu menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan Bangsa serta meningkatkan ukhuwah islamiyah.

Sebelum berpamitan jajaran pengurus PC LDII KRAS melakukan foto bersama dengan jajaran Danramil kecamatan Kras.

Kamis, 21 Januari 2016

Pengertian Kepemimpinan Dalam Islam

Pengertian Kepemimpinan Dalam Islam


Sama – sama di yakini, bahwa sebaik – baiknya kepemimpinandi dunia ini adalah kepemimpinan Nabi Muhammad, Rasulullah SAW, karena kepemimpinan Rasulullah adalah cermin kepemimpinan yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadist. Kepemimpinan Rasulullah ini yang menjadi panutan, tauladan dan harus di tauladani oleh semua muslim.

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا *  سورة الاحزاب 21
 
Niscaya sungguh ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.


Kepemimpinan islam adalah konsep yang tercantum dalam Al-Qur’andan as – Sunnah, yang meliputi kehidupan manusia mulai dari pribadi, berdua, keluarga bahkan sampai umat manusia atau kelompok. Konsep ini mencakup baik cara – cara memimpin maupun di pimpin demi terlaksananya ajaran islam untuk menjamin kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat sebagai tujuannya.

Kepemimpinan islam, sudah merupakan fitrah bagi setiap manusia yang sekaligus memotivasi kepemimpinan yang islami. Manusia di amanahi Allah untuk menjadi khalifah Allah (wakil Allah) di muka bumi, yang bertugas merealisasikan misi sucinya sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta. Sekaligus sebagai hamba Allah yang senantiasa patuh dan terpanggil utuk mengabdikan segenap dedikasinya di jalan Allah. Sabda Rasulullah SAW:
  كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤول عَنْ رَعِيَّتِهِ * رواه البخاري في كتاب النكاح
Masing – masing dari kalian adalah penggembala (pemimpin), dan masing – masing dari kalian akan di tanya (mempertanggung jawabkan) tentang apa yang di gembalanya (di pimpinya).

Manusia yang di beri amanah dapat memelihara amanah tersebut dan Allah telah melengkapi manusia dengan kemampuan konsepsional atau potensi (fitrah), serta kehendak bebas untuk menggunakan dan memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

Konsep amanah yang diberikan kepada manusia sebagai Khalifah Fil – Ardli menempati posisi sentral dalam kepemimpinan islam. Logislah bila konsep amanah kekhalifahan yang di berikan kepada manusia menuntut terjalinya hubungan atau interaksi yang sebaik – baiknya antara manusia dengan pemberi amanah (Allah), yaitu: [1] mengerjakan semua perintah Allah, [2] menjahui semua larangan-Nya, [3] ridla (ikhlas) menerima semua hukum – hukum atau ketentuan-Nya. Selain hubungan dengan pemberian amanah (Allah), juga membangun hubungan baik dengan sesama manusia serta lingkungan yang diamanahkan kepadanya.

Jika memperhatikan teori – teori tentang fungsi dan peran seorang pemimpin yang di gagas dan dilontarkan oleh pemikir – pemikir barat, maka kita akan hanya menemukan bahwa aspek kepemimpinan itu sebagai sebuah konsep interaksi, realisasi, proses otoritas maupun kegiatan memengaruhi, mengarahkan dan mengkoordinasi secara horizontal (antar sesama manusia) semata. Adapun konsep islam , kepemimpinan sebagai sebuah konsep interaksi, realisasi, proses otoritas maupun kegiatan memengaruhi, mengarahkan dan mengkoordinasi baik secara horizontal maupun vertikal (dengan Allah).

Kemudian, dalam teori – teori manajemen, fungsi pemimpin sebagai perencana dan pengambil keputusan (planer and decision maker), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan dan motivasi (leadership and motivating), pengawasan (controlling) dan lain – lain

Uraian di atas, dapat di tegaskan bahwa, kepemimpinan islam adalah suatu proses atau kemampuan orang lain untuk mengarahkan dan memotivasi tingkah laku orang lain, serta ada usaha kerjasama sesuai dengan al-qur’an dan al-hadist untuk  mencapai tujuan yang diingikan bersama.

Dialog Antar Umat Beragama Tangkal Perpecahan Anak Bangsa

 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah terus membangun dialog, silaturahim kebangsaan dan penguatan kerukunan umat beragama untuk...